PAKAIAN BAYI WAJIB Ber – SNI

PAKAIAN BAYI WAJIB Ber- SNI

Apa itu SNI pakaian Bayi dan Anak

Sumber : Peraturan Mentri Perindustrian Republik Indonesia Nomor: 07/M-IND/PER/2/2014 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Persyaratan Zat Warna AZO, Kadar Formaldehida, dan Kadar Logam Terekstraksi pada Kain untuk Pakaian Bayi Secara Wajib.

Untuk meningkatkan kualitas pakaian bayi dan anak di Indonesia, Mentri Perindustrian Republik Indonesia, Bapak Mohamad S. Hidayat telah mengeluarkan Peraturan Mentri Perindustrian Republik Indonesia Nomor: 07/M-IND/PER/2/2014 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Persyaratan Zat Warna AZO, Kadar Formaldehida, dan Kadar Logam Terekstraksi pada Kain untuk PAKAIAN BAYI WAJIB Ber – SNI.

Menurut peraturan yang terdiri dari 17 pasal tersebut, disebutkan bahwa semua pakaian anak dan bayi yang beredar di Indonesia harus memiliki SPPT-SNI (Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI) yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) yang telah terakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional) setelah dilakukan uji sampel oleh Laboratorium Penguji yang diakui pemerintah.

Klik disini juga : Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) PT. Integrita Global Sertifikat yang telah terakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional) untuk mengurus SNI pakaian Bayi

Berbeda dengan Peraturan Mentri Perindustrian Nomor 72/M-IND/PER/7/2012, pada peraturan yang baru ini ditetapkan pada pasal 2 bahwa kadar zat warna azo dan kadar formaldehida harus tidak terdeteksi. Sedangkan kadar logam terekstraksi (maksimum) sbb: Cd (kadmium) 0,1mg/kg; Cu (tembaga) 25 mg/kg; Pb (timbal) 0,2mg/kg dan Ni (nikel) 1 mg/kg.

Sedangkan pakaian bayi yang dimaksud adalah pakaian yang langsung bersentuhan dengan kulit anak/bayi, terbuat dari kain tenun dan kain rajut dari berbagai jenis serat dan campuran serat yang digunakan untuk bayi sampai usia 36 bulan. Termasuk di dalamnya pakaian, kaus tangan, kaus kaki, waslap, bedong/pembebat, popok, tampon, bahkan aksesoris bayi.

Dengan demikian, para konsumen harus cermat dalam memilih, carilah pakain bayi yang berkualitas SNI. Hal ini dapat dengan mudah dilakukan karena pada pasal 3 peraturan tersebut dikatakan bahwa produsen wajib membubuhkan tanda SNI pada setiap produk di tempat yang mudah dibaca dan dengan proses penandaan yang menghasilkan tanda SNI tidak mudah hilang. Tanda ini dapat dijumpai tidak hanya pada produk lokal yang telah lolos uji laboratorium, namun juga pada produk-produk impor yang telah diuji kualitasnya oleh  pemerintah Indonesia.

Pada pasal 10 dan pasal 12 peraturan ini, dikatakan bahwa Pemerintah akan menindak tegas beredarnya pakaian bayi yang tidak sesuai dengan standar SNI ini. Baik pakaian yang telah beredar sebelum peraturan ini dibuat maupun setelah peraturan ini dibuat, baik hasil produksi dalam negri maupun produk impor, semuanya dilarang beredar dan wajib ditarik kembali oleh produsen/importir yang tidak memiliki SPPT-SNI.

Klik Disini : Contact us, untuk mengurus SNI di PT. IGS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *