JASA SNI MAINAN di MEDAN Call : 081112066999 | JSI ( Jaya Servis Indonesia)

SNI MAINAN di MEDAN


SNI Mainan Anak

Produk Mainan Anak  salah satu produk yang wajib disertifikasi SNI sebelum dipasarkan di INDONESIA. Baik Produksi mainan local ataupun import.
standar SNI mengenai Mainan Anak yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian untuk anak usia 14 tahun ke bawah

SNI mainan anak tersebut terdiri dari beberapa regulasi yaitu :  

  1. SNI ISO 8124 – 1 Aspek Keamanan berhubungan dengan sifat Fisik Mekanis
  2. SNI ISO 8124 – 2 Aspek Keamanan berhubungan dengan sifat mudah terbakar
  3. SNI ISO 8124 – 3 Migrasi Unsur Tertentu
  4. SNI ISO 8124 – 4 Ayunan, Seluncuran dan Aktivitas sejenis untuk indoor dan outdoor
  5. SNI – IEC-62115 : 2011 Elektrikal
  6. SNI 7617 : 2010 Non Azo
  7. SNI 7617 : 2010 Formaldehida
  8. EN 71 – 5 Phytalate

Apakah proses SNI produk MAINAN ANAK itu sulit…….???
Perkenalkan kami dari PT. JSI yang bergerak di Bidang Jasa Konsultasi Sertifikasi. kami adalah pilihan tepat anda.
Kami ingin menawarkan kerjasama dengan perusahaan anda dalam bidang Sertifikasi SNI mainan anak.
Info lebih lanjut langsung klik ….

Atau >>>> 

Berikut ini  Dokumen SNI Mainan anak Lokal >>>>

Dan untuk dokumen yang disiapkan untuk sertifikasi SNI mainan import >>>

Menurut informasi dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) bahwa tidak semua mainan dikenakan Standar Nasional Indonesia (SNI), hanya mainan untuk anak usia 14 tahun ke bawah saja yang dikenakan wajib SNI.

Dalam Kementerian Perindustrian, definisi mainan adalah setiap produk atau material yang dirancang atau dengan jelas diperuntukkan penggunaannya oleh anak dengan usia 14 tahun ke bawah, jadi untuk mainan yang peruntukannya bukan bagi anak usia 14 tahun ke bawah, maka dari sisi SNI-nya tidak wajib. Produk mainan anak yang beredar di pasar Indonesia harus memenuhi Standar Nasional Indonesia.

Resiko tanpa adanya SNI Mainan Anak

Beberapa risiko dari penggunaan mainan yang tidak aman atau tidak memenuhi SNI Mainan Anak adalah beberapa bahaya berikut :

  • tertelan dan tersedak, contohnya adalah : asesoris yang tertempel pada boneka, bisa lepas dan tertelan.
  • kerusakan pada alat pendengaran, yang ditimbulkan suara seperti sirine mobil-mobilan.
  • cedera pada mata, seperti penggunaan pistol mainan atau panah-panahan.
  • terjerat atau tercekik, biasanya dijumpai pada permainan tali temali.
  • tersayat dan tergores, umumnya terjadi pada mainan yang terbuat dari bahan plastik, kayu, logam atau mika.
  • terjatuh, biasanya dijumpai pada mainan jenis ayunan atau seluncuran.
  • terjepit, mainan seperti jungkat jungkit bisa beresiko.
  • tersetrum, terpapar zat kimia berbahaya, serta terbakar


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *